[pgp_title]

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Cegah Stroke

Di postingan ini kami akan bahas berkaitan dengan Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke. Hidup bebas tanpa stroke merupakan dambaan untuk semua orang. Karena ancaman dan derita stroke kagak main-main hingga bisa merenggut nyawa. Namun hampir 85 persen dari semua stroke bisa dicegah.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Oleh karena ancaman dan deritanya, tidak heran semua orang selalu berusaha untuk mencegah stroke minimal menurunkan faktor risiko. Mencegah atau menurunkan resiko stroke dapat dijalankan dengan beraneka macam cara.

Upaya mencegah terjadinya stroke pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 kategori plus satu yakni :

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

1. Pencegahan Primer

Pencegahan primer, dilaksanakan jika penyakit stroke belum terjadi. Sehat dan bugar bisa dipertahankan dengan cara :

  • Menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat,
  • Istirahat cukup,
  • Hindari stres (hidup lebih santai),
  • Menurunkan kebiasaan yang bisa merusak badan seperti merokok, makan berlebihan, makanan yang banyak mengandung lemak jenuh,
  • Aktif berolahraga (olahraga teratur),
  • Meminum obat atau suplemen untuk memelihara kesehatan pembuluh darah sampai dapat mencegah timbulnya stroke,
  • dst.

Langkah pertama dalam mencegah stroke ialah dengan memodifikasi gaya hidup dalam segala hal dan memodifikasi faktor risiko. Setelah itu apabila dianggap perlu baru dikerjakan terapi dengan obat untuk mengatasi penyakit dasarnya, contohnya antihipertensi, antihiperlipidemik, dan antidiabetes.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Memperbaiki keadaan hiperlipidemi, dengan cara memperbaiki pola makanan dan meningkatkan aktivitas fisik (olahraga teratur). Bisa juga dibantu dengan obat-obatan seperti golongan statin simvastatin, atorvastatin, dll. Atau kombinasi statin dan antiplatelet (Pravastatin) dan Acetylsalisilk Acid (Novesta), dan lain-lain.

Dalam pencegahan primer ada beberapa hal yang mesti diperhatikan yakni menghindari, mengurangi dan mengontrol atau mengendalikan. Berikut beberapa anjuran buat pasien dalam pencegahan primer yaitu berikut ini :

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

a. Menghindari;

  • Rokok (bila perlu menghentikan konsumsi rokok)
  • Stres mental
  • Minum kopi dan alcohol
  • Kegemukan
  • Obat-obat golongan yang mempengaruhi serebrovaskuler, contohnya; amfetamin, kokain dan sejenis.

b. Mengurangi;

  • Asupan lemak
  • Asupan kalori
  • Konsumsi garam berlebih (diet rendah garam)
  • Kolesterol yang berlebihan
  • Obesitas dengan menurunkan berat badan sesuai berat badan ideal lewat program smart detoks dan olahraga teratur.

c. Mengontrol atau mengendalikan;

  • Hipertensi
  • Diabetes melitus atau kadar gula darah
  • Penyakit jantung
  • Penyakit aterosklerosis dengan warfarin atau aspirin
  • Olahraga teratur 3 – 4 kali seminggu
  • Konsumsi makanan seimbang
  • Dislipidemia (kadar lemak darah)

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

2. Pencegahan Sekunder

Pencegahan sekunder dilaksanakan melalui perawatan atau pengobatan terhadap penyakit dasarnya. Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan mengontrol faktor resiko atau aterosklerosis melalui modifikasi gaya hidup.

Pengidap stroke pada umumnya banyak mempunyai faktor risiko. Oleh karena itu stroke seringkali berulang. Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan mengontrol faktor risiko atau aterosklerosis melalui modifikasi gaya hidup. Ini faktor-faktor risiko yang perlu diobati, contohnya:

  • Tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Mengobati tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi obat-obatan khusus secara teratur dan memulai diet. Hal ini harus selalu dijalankan sehingga bisa memelihara tekanan darah stabil. Teratur berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Rutin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
  • Diabetes atau Kencing manis. Mengobati kencing manis dengan mengonsumsi obat-obatan khusus contohnya obat hipoglikemik secara teratur. Di samping itu wajib mengelola pola makan, olahraga teratur dan diet.
  • Penyakit jantung koroner. Mengobati penyakit jantung (aritmik nonvalvuler) dengan obat antitrombotik.
  • Dyslipidemia dengan diet rendah lemak dan obat.
  • Polisitemia (jumlah sel darah merah tinggi).
  • Kadar kolesterol LDL darah yang tinggi.
  • Kadar asam urat darah tinggi.
  • Hiperurisemia dengan diet atau obat antihiperurisemia.
  • Kegemukan sebab kurang olahraga atau yang lainnya.
  • perokok, peminum alkohol, stress dan depresi.
  • dst.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Sebaliknya pengidap kudu berhenti merokok, berhenti minum alkohol, menghindari stres, rajin berolahraga dll. Jangan menganggap remeh perihal pentingnya stop merokok. Untuk berhenti merokok tidak peduli sejak kapan mulai merokok, atau berapa banyak merokok. Semakin cepat berhenti merokok maka bakal mengurangi risiko stroke.

3. Cegah Stroke dengan Kurangi Konsumsi Garam

Selain dengan cara pencegahan primer dan sekunder di atas, kita juga bisa mencegah stroke dengan menekan konsumsi garam. Para peneliti merekomendasikan buat mencegah kematian karena stroke dan penyakit jantung mulailah untuk menekan konsumsi garam. Berapa jumlah garam yang mesti dikurangi tiap hari? Mulailah untuk mengurangi konsumsi garam sebesar 3 gram per hari.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Pengurangan jumlah garam itu sama bermanfaatnya dengan mengurangi 50 prosen rokok dan 5 prosen obesitas. Cuma dengan mengadakan perubahan kecil ini bisa menekan jumlah penderita stroke dan serangan jantung. Dengan mengurangi 3 gram atau setengah sendok teh garam dapat menekan jumlah kasus beberapa penyakit.

Beberapa kasus penyakit berbahaya yang turun, sebab penurunan konsumsi garam yakni:

  • Penyakit jantung koroner dilaporkan berkurang dari 120.000 jadi 60.000.
  • Kasus stroke berkurang dari 66.000 jadi 32.000.
  • Serangan jantung dari 99.000 menjadi 54.000.
  • Jumlah kematian karena penyakit berbahaya bisa dikurangi dari 92.000 menjadi 44.000.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Garam atau natrium klorida yakni zat yang penting bagi kesehatan. Tiap-tiap sel dalam tubuh membutuhkan natrium buat mengatur keseimbangan cairan serta mengatur saraf dan otot agar berfungsi dengan baik.

Terlalu sedikit garam bisa memicu gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrim bisa berakibat fatal mengalami Hiponatremia. Tetapi begitu ahli kesehatan sepakat untuk memberikan saran pemakaian garam berdasarkan umur:

  • 0 – 6 bulan 1 gram
  • 7 – 12 bulan 1 gram
  • 1 – 3 tahun 2 gram
  • 4 – 6 tahun 3 gram
  • 7 – 10 tahun 5 gram
  • 11 – 14 tahun 6 gram
  • Dewasa 6 gram.

Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke

Kesimpulan Tentang Stroke

Stroke adalah suatu hasil akhir dari suatu proses faktor resiko. Oleh karena itu dalam pencegahan sebaiknya kita menitik beratkan pada menjaga, mencegah, dan mengatasi faktor resiko. Seperti yang telah disebutkan di atas.

“Waktu adalah Otak” itulah semboyan yang kudu diingat oleh tiap orang. Semakin cepat mendiagnosis dan mengobati maka tidak cuma menyelamatkan hidup. Akan tetapi bisa memulihkan kondisi semakin cepat.

Oleh sebab itu semua maka sebaiknya apabila muncul gejala stroke mesti segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat buat memperoleh penanganan secepat mungkin. Untuk bisa mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk lagi.

Demikian informasi tentang Cara Sukses Menekan Resiko Terjadinya Serangan Penyakit Stroke, semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat semua. Tolong postingan ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Deteksi Dini Gejala dan Pengobatan Stroke, Nabyl R. A

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *