[pgp_title]

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Cegah Stroke

Topik kita sekarang adalah Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang. Hidup bebas tanpa stroke adalah impian bagi semua orang. Karena ancaman dan derita stroke engga main-main sampai dapat merenggut nyawa. Namun hampir 85% dari semua stroke dapat dicegah.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Oleh sebab ancaman dan deritanya, gak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah stroke minimal mengurangi faktor risiko. Mencegah atau menekan resiko stroke dapat dilakukan dengan bermacam-macam cara.

Usaha mencegah timbulnya stroke pada dasarnya bisa dibagi menjadi dua kelompok plus satu yakni :

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

1. Pencegahan Primer

Pencegahan primer, dikerjakan jika penyakit stroke belum terjadi. Sehat dan bugar bisa dipertahankan dengan cara :

  • Mengamalkan pola makan dan gaya hidup sehat,
  • Istirahat cukup,
  • Hindari stres (hidup lebih santai),
  • Menurunkan kebiasaan yang dapat merusak tubuh seperti merokok, makan berlebihan, makanan yang banyak mengandung lemak jenuh,
  • Aktif berolahraga (olahraga teratur),
  • Meminum obat atau suplemen buat memelihara kesehatan pembuluh darah sampai bisa mencegah terjadinya stroke,
  • dst.

Langkah pertama dalam mencegah stroke ialah dengan memodifikasi gaya hidup dalam segala hal dan memodifikasi faktor resiko. Lalu jika dianggap perlu baru dijalankan terapi dengan obat buat mengatasi penyakit dasarnya, seperti antihipertensi, antihiperlipidemik, dan antidiabetes.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Memperbaiki kondisi hiperlipidemi, dengan cara membenahi pola makanan dan menambah kegiatan fisik (olahraga teratur). Dapat juga ditolong dengan obat-obatan contohnya golongan statin simvastatin, atorvastatin, dst. Atau kombinasi statin dan antiplatelet (Pravastatin) dan Acetylsalisilk Acid (Novesta), dan lainnya.

Dalam pencegahan primer terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yakni menghindari, mengurangi dan mengontrol atau mengendalikan. Berikut beberapa rekomendasi buat pasien dalam pencegahan primer yakni berikut ini :

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

a. Menghindari;

  • Rokok (kalau perlu menghentikan konsumsi rokok)
  • Stress mental
  • Minum kopi dan alcohol
  • Kegemukan
  • Obat-obat golongan yang mempengaruhi serebrovaskuler, misalnya; amfetamin, kokain dan sejenis.

b. Mengurangi;

  • Asupan lemak
  • Asupan kalori
  • Konsumsi garam berlebih (diet rendah garam)
  • Kolesterol yang berlebihan
  • Obesitas dengan menurunkan berat badan sesuai berat badan ideal lewat program smart detoks dan olahraga teratur.

c. Mengontrol atau mengendalikan;

  • Tekanan darah tinggi
  • Diabet atau kadar gula darah
  • Penyakit jantung
  • Penyakit aterosklerosis dengan warfarin atau aspirin
  • Olahraga teratur 3 – 4 kali seminggu
  • Konsumsi makanan seimbang
  • Dislipidemia (kadar lemak darah)

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

2. Pencegahan Sekunder

Pencegahan sekunder dikerjakan lewat perawatan atau pengobatan terhadap penyakit dasarnya. Pencegahan sekunder bisa dikerjakan dengan mengendalikan faktor resiko atau aterosklerosis lewat modifikasi gaya hidup.

Pengidap stroke biasanya banyak mempunyai faktor risiko. Oleh karena itu stroke acapkali berulang. Pencegahan sekunder dapat dikerjakan dengan mengendalikan faktor risiko atau aterosklerosis lewat modifikasi gaya hidup. Ini faktor-faktor risiko yang kudu diobati, seperti:

  • Tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Mengobati hipertensi dengan mengonsumsi obat-obatan khusus secara teratur dan menjalankan program diet. Hal ini harus selalu dilakukan sehingga bisa mempertahankan tekanan darah stabil. Teratur berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Rutin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
  • Diabetes melitus atau Kencing manis. Mengobati diabetes dengan mengonsumsi obat-obatan khusus seperti obat hipoglikemik secara teratur. Selain itu perlu memperhatikan pola makan, olahraga teratur dan diet.
  • Penyakit jantung coroner. Mengobati penyakit jantung (aritmik nonvalvuler) dengan obat antitrombotik.
  • Dyslipidemia dengan diet rendah lemak dan obat.
  • Polisitemia (jumlah sel darah merah tinggi).
  • Kadar kolesterol LDL darah yang tinggi.
  • Kadar asam urat darah tinggi.
  • Hiperurisemia dengan diet atau obat antihiperurisemia.
  • Kegemukan sebab kurang olahraga atau yang lainnya.
  • perokok, peminum alkohol, stres dan depresi.
  • dan lain-lain.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Sebaliknya pasien perlu berhenti merokok, berhenti minum alkohol, mencegah stress, rajin berolahraga dls. Jangan menganggap remeh tentang pentingnya berhenti merokok. Untuk berhenti merokok tidak peduli sejak kapan mulai merokok, atau berapa banyak merokok. Makin cepat berhenti merokok maka bakal mengurangi risiko stroke.

3. Cegah Stroke dengan Kurangi Konsumsi Garam

Selain dengan cara pencegahan primer dan sekunder di atas, kita pun bisa mencegah stroke dengan mengurangi konsumsi garam. Para peneliti menganjurkan untuk mencegah kematian akibat stroke dan penyakit jantung mulailah untuk menekan konsumsi garam. Berapa jumlah garam yang harus dikurangi setiap hari? Mulailah buat mengurangi konsumsi garam sebesar 3 gram per hari.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Pengurangan jumlah garam itu sama pentingnya dengan mengurangi 50 persen rokok dan 5 persen obesitas. Hanya dengan mengerjakan perubahan kecil ini bisa menekan jumlah penderita stroke dan serangan jantung. Dengan mengurangi 3 gram atau setengah sendok teh garam dapat mengurangi jumlah kasus beberapa penyakit.

Beberapa kasus penyakit berbahaya yang berkurang, sebab penurunan konsumsi garam yaitu:

  • Penyakit jantung koroner dilaporkan menurun dari 120.000 menjadi 60.000.
  • Kasus stroke berkurang dari 66.000 jadi 32.000.
  • Serangan jantung dari 99.000 menjadi 54.000.
  • Jumlah kematian karena penyakit berbahaya bisa dikurangi dari 92.000 menjadi 44.000.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Garam atau natrium klorida adalah zat yang penting bagi kesehatan. Tiap-tiap sel dalam tubuh memerlukan natrium buat mengontrol keseimbangan cairan serta mengendalikan saraf dan otot supaya berfungsi dengan baik.

Terlalu sedikit garam bisa mendatangkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrim bisa berakibat fatal mengalami Hiponatremia. Namun begitu ahli kesehatan sepakat untuk memberikan anjuran pemakaian garam berdasarkan umur:

  • 0 – 6 bulan 1 gram
  • 7 – 12 bulan 1 gram
  • 1 – 3 tahun 2 gram
  • 4 – 6 tahun 3 gram
  • 7 – 10 tahun 5 gram
  • 11 – 14 tahun 6 gram
  • Dewasa 6 gram.

Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang

Kesimpulan Seputar Stroke

Stroke ialah suatu hasil akhir dari suatu proses faktor risiko. Oleh karena itu dalam pencegahan sebaiknya kita menitik beratkan pada menjaga, mencegah, dan mengatasi faktor risiko. Seperti yang telah disebutkan di atas.

“Waktu adalah Otak” itulah semboyan yang kudu diingat oleh setiap orang. Semakin cepat mendiagnosis dan mengobati maka kagak hanya menyelamatkan hidup. Akan tetapi bisa memulihkan keadaan makin cepat.

Oleh karena itu semua maka sebaiknya kalau muncul gejala stroke wajib segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin. Untuk bisa mencegah timbulnya keadaan yang lebih buruk lagi.

Demikian informasi berkaitan dengan Sebelum Terlambat! Ini Taktik Mengurangi Resiko Stroke Berulang, kami harap artikel ini membantu teman-teman semua. Kami berharap postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Deteksi Dini Gejala dan Pengobatan Stroke, Nabyl R. A

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *