[pgp_title]

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Cegah Stroke

Di postingan ini kami akan jelaskan tentang Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke. Hidup bebas tanpa stroke adalah impian buat semua orang. Sebab ancaman dan derita stroke engga main-main hingga bisa merenggut nyawa. Tetapi hampir 85 persen dari semua stroke bisa dicegah.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Oleh sebab ancaman dan deritanya, ga heran semua orang selalu berusaha buat mencegah stroke minimal menurunkan faktor risiko. Mencegah atau menurunkan resiko stroke dapat dijalankan dengan beraneka macam cara.

Upaya mencegah timbulnya stroke pada dasarnya dapat dibagi menjadi 2 kelompok plus satu yakni :

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

1. Pencegahan Primer

Pencegahan primer, dilaksanakan jika penyakit stroke belum terjadi. Sehat dan bugar bisa dipertahankan dengan cara :

  • Melakukan pola makan dan gaya hidup sehat,
  • Istirahat cukup,
  • Hindari stres (hidup lebih santai),
  • Menurunkan kebiasaan yang dapat merusak tubuh seperti merokok, makan berlebihan, makanan yang banyak mengandung lemak jenuh,
  • Aktif berolahraga (olahraga teratur),
  • Meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah timbulnya stroke,
  • dan masih banyak lagi.

Langkah pertama dalam mencegah stroke yaitu dengan memodifikasi gaya hidup dalam segala hal dan memodifikasi faktor risiko. Kemudian bila dianggap perlu baru dilakukan terapi dengan obat buat mengatasi penyakit dasarnya, misalnya antihipertensi, antihiperlipidemik, dan antidiabetes.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Memperbaiki kondisi hiperlipidemi, dengan cara membarui pola makanan dan meningkatkan aktivitas fisik (olahraga teratur). Dapat juga dibantu dengan obat-obatan misalnya golongan statin simvastatin, atorvastatin, dsb. Atau kombinasi statin dan antiplatelet (Pravastatin) dan Acetylsalisilk Acid (Novesta), dst.

Dalam pencegahan primer ada beberapa hal yang mesti diperhatikan yakni menghindari, mengurangi dan mengontrol atau mengendalikan. Berikut beberapa rekomendasi untuk penderita dalam pencegahan primer yakni berikut ini :

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

a. Menghindari;

  • Rokok (apabila perlu menghentikan konsumsi rokok)
  • Stress mental
  • Minum kopi dan alcohol
  • Kegemukan
  • Obat-obat golongan yang mempengaruhi serebrovaskuler, seperti; amfetamin, kokain dan sejenis.

b. Mengurangi;

  • Asupan lemak
  • Asupan kalori
  • Konsumsi garam berlebih (diet rendah garam)
  • Kolesterol yang berlebihan
  • Obesitas dengan menurunkan berat badan sesuai berat badan ideal lewat program smart detoks dan olahraga teratur.

c. Mengontrol atau mengendalikan;

  • Tekanan darah tinggi
  • Kencing manis atau kadar gula darah
  • Penyakit jantung
  • Penyakit aterosklerosis dengan warfarin atau aspirin
  • Olahraga teratur 3 – 4 kali seminggu
  • Konsumsi makanan seimbang
  • Dislipidemia (kadar lemak darah)

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

2. Pencegahan Sekunder

Pencegahan sekunder dikerjakan lewat perawatan atau pengobatan terhadap penyakit dasarnya. Pencegahan sekunder dapat dilaksanakan dengan mengendalikan faktor resiko atau aterosklerosis melalui modifikasi gaya hidup.

Pasien stroke pada umumnya banyak memiliki faktor risiko. Oleh karena itu stroke acapkali berulang. Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan mengontrol faktor risiko atau aterosklerosis lewat modifikasi gaya hidup. Berikut ini faktor-faktor risiko yang perlu diobati, misalnya:

  • Tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Mengobati tekanan darah tinggi dengan mengkonsumsi obat-obatan khusus secara teratur dan diet. Hal ini harus selalu dijalankan sehingga dapat menjaga tekanan darah stabil. Teratur berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Rutin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
  • Diabetes atau Kencing manis. Mengobati diabetes mellitus dengan mengonsumsi obat-obatan khusus seperti obat hipoglikemik secara teratur. Selain itu kudu memelihara pola makan, olahraga teratur dan diet.
  • Penyakit jantung coroner. Mengobati penyakit jantung (aritmik nonvalvuler) dengan obat antitrombotik.
  • Dyslipidemia dengan diet rendah lemak dan obat.
  • Polisitemia (jumlah sel darah merah tinggi).
  • Kadar kolesterol LDL darah yang tinggi.
  • Kadar asam urat darah tinggi.
  • Hiperurisemia dengan diet atau obat antihiperurisemia.
  • Kegemukan karena kurang olahraga atau yang lainnya.
  • perokok, peminum alkohol, stress dan depresi.
  • dst.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Sebaliknya pengidap mesti stop merokok, berhenti minum alkohol, menjauhi stres, rajin berolahraga dls. Jangan menganggap remeh tentang pentingnya stop merokok. Untuk stop merokok engga peduli sejak kapan mulai merokok, atau berapa banyak merokok. Makin cepat berhenti merokok maka bakal menurunkan resiko stroke.

3. Cegah Stroke dengan Kurangi Konsumsi Garam

Di samping dengan cara pencegahan primer dan sekunder di atas, kita pun dapat mencegah stroke dengan mengurangi konsumsi garam. Para peneliti menyarankan untuk mencegah kematian akibat stroke dan penyakit jantung mulailah buat menekan konsumsi garam. Berapa jumlah garam yang wajib dikurangi setiap hari? Mulailah buat mengurangi konsumsi garam sebesar 3 gram per hari.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Pengurangan jumlah garam itu sama bermanfaatnya dengan menekan 50 prosen rokok dan 5 prosen obesitas. Cuma dengan melakukan perubahan kecil ini dapat menekan jumlah penderita stroke dan serangan jantung. Dengan mengurangi 3 gram atau setengah sendok teh garam dapat mengurangi jumlah kasus beberapa penyakit.

Beberapa kasus penyakit berbahaya yang berkurang, karena penurunan konsumsi garam yakni:

  • Penyakit jantung koroner dilaporkan turun dari 120.000 jadi 60.000.
  • Kasus stroke turun dari 66.000 menjadi 32.000.
  • Serangan jantung dari 99.000 jadi 54.000.
  • Jumlah kematian karena penyakit berbahaya dapat dikurangi dari 92.000 menjadi 44.000.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Garam atau natrium klorida ialah zat yang penting buat kesehatan. Tiap-tiap sel dalam tubuh memerlukan natrium buat mengatur keseimbangan cairan serta mengendalikan saraf dan otot supaya berfungsi dengan baik.

Terlalu sedikit garam bisa menyebabkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrim bisa berakibat fatal mengalami Hiponatremia. Akan tetapi begitu pakar kesehatan sepakat buat memberikan saran pemakaian garam berdasarkan usia:

  • 0 – 6 bulan 1 gram
  • 7 – 12 bulan 1 gram
  • 1 – 3 tahun 2 gram
  • 4 – 6 tahun 3 gram
  • 7 – 10 tahun 5 gram
  • 11 – 14 tahun 6 gram
  • Dewasa 6 gram.

Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke

Kesimpulan Mengenai Stroke

Stroke adalah suatu hasil akhir dari suatu proses faktor risiko. Oleh sebab itu dalam pencegahan sebaiknya kita menitik beratkan pada menjaga, mencegah, dan mengatasi faktor resiko. Seperti yang telah disebutkan di atas.

“Waktu adalah Otak” itulah semboyan yang mesti diingat oleh tiap orang. Semakin cepat mendiagnosis dan mengobati maka tak cuma menyelamatkan hidup. Tetapi bisa memulihkan keadaan semakin cepat.

Oleh karena itu semua maka sebaiknya kalau muncul gejala stroke kudu segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin. Buat bisa mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk lagi.

Demikian informasi terkait dengan Sebelum Terlambat! Berikut 3 Tips Meredakan Resiko Stroke, semoga post ini bermanfaat buat sahabat semua. Kami berharap postingan ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *