[pgp_title]

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Cegah Stroke

Topik kita kali ini adalah 3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang. Hidup bebas tanpa stroke adalah impian buat semua orang. Sebab ancaman dan derita stroke tidak main-main hingga bisa merenggut nyawa. Tetapi hampir 85% dari semua stroke bisa dicegah.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Oleh karena ancaman dan deritanya, engga heran semua orang selalu berupaya buat mencegah stroke minimal menurunkan faktor risiko. Mencegah atau mengurangi risiko stroke dapat dikerjakan dengan berbagai macam cara.

Usaha mencegah timbulnya stroke pada dasarnya bisa dibagi menjadi 2 kategori plus satu yaitu :

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

1. Pencegahan Primer

Pencegahan primer, dilakukan kalau penyakit stroke belum terjadi. Sehat dan bugar dapat dipertahankan dengan cara :

  • Mengaplikasikan pola makan dan gaya hidup sehat,
  • Istirahat cukup,
  • Hindari stres (hidup lebih santai),
  • Mengurangi kebiasaan yang dapat merugikan badan misalnya merokok, makan berlebihan, makanan yang banyak mengandung lemak jenuh,
  • Aktif berolahraga (olahraga teratur),
  • Meminum obat atau suplemen buat menjaga kesehatan pembuluh darah sampai bisa mencegah timbulnya stroke,
  • dst.

Langkah pertama dalam mencegah stroke yakni dengan memodifikasi gaya hidup dalam semua hal dan memodifikasi faktor risiko. Kemudian jika dianggap perlu baru dijalankan terapi dengan obat buat menangani penyakit dasarnya, contohnya antihipertensi, antihiperlipidemik, dan antidiabetes.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Memperbaiki keadaan hiperlipidemi, dengan cara memperbaiki pola makanan dan meningkatkan kegiatan fisik (olahraga teratur). Dapat pula ditolong dengan obat-obatan misalnya golongan statin simvastatin, atorvastatin, dst. Atau kombinasi statin dan antiplatelet (Pravastatin) dan Acetylsalisilk Acid (Novesta), dls.

Dalam pencegahan primer terdapat beberapa hal yang mesti diperhatikan yaitu menghindari, mengurangi dan mengontrol atau mengendalikan. Berikut beberapa saran bagi pasien dalam pencegahan primer yaitu berikut ini :

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

a. Menghindari;

  • Rokok (kalau perlu menghentikan konsumsi rokok)
  • Stress mental
  • Minum kopi dan alcohol
  • Kegemukan
  • Obat-obat golongan yang mempengaruhi serebrovaskuler, seperti; amfetamin, kokain dan sejenis.

b. Mengurangi;

  • Asupan lemak
  • Asupan kalori
  • Konsumsi garam berlebih (diet rendah garam)
  • Kolesterol yang berlebihan
  • Obesitas dengan menurunkan berat badan sesuai berat badan ideal lewat program smart detoks dan olahraga teratur.

c. Mengontrol atau mengendalikan;

  • Hipertensi
  • Diabet atau kadar gula darah
  • Penyakit jantung
  • Penyakit aterosklerosis dengan warfarin atau aspirin
  • Olahraga teratur 3 – 4 kali seminggu
  • Konsumsi makanan seimbang
  • Dislipidemia (kadar lemak darah)

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

2. Pencegahan Sekunder

Pencegahan sekunder dikerjakan lewat perawatan atau pengobatan terhadap penyakit dasarnya. Pencegahan sekunder bisa dilakukan dengan mengontrol faktor risiko atau aterosklerosis melalui modifikasi gaya hidup.

Pengidap stroke rata-rata banyak memiliki faktor resiko. Oleh sebab itu stroke kerapkali berulang. Pencegahan sekunder dapat dilaksanakan dengan mengendalikan faktor risiko atau aterosklerosis melalui modifikasi gaya hidup. Berikut ini faktor-faktor resiko yang perlu diobati, seperti:

  • Tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Mengobati tekanan darah tinggi dengan mengkonsumsi obat-obatan khusus secara teratur dan diet. Hal ini mesti selalu dikerjakan sehingga bisa mempertahankan tekanan darah stabil. Teratur berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Rutin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
  • Diabetes mellitus atau Kencing manis. Mengobati diabet dengan mengonsumsi obat-obatan khusus seperti obat hipoglikemik secara teratur. Selain itu harus memelihara pola makan, olahraga teratur dan diet.
  • Penyakit jantung coroner. Mengobati penyakit jantung (aritmik nonvalvuler) dengan obat antitrombotik.
  • Dyslipidemia dengan diet rendah lemak dan obat.
  • Polisitemia (jumlah sel darah merah tinggi).
  • Kadar kolesterol LDL darah yang tinggi.
  • Kadar asam urat darah tinggi.
  • Hiperurisemia dengan diet atau obat antihiperurisemia.
  • Kegemukan karena kurang olahraga atau yang lainnya.
  • perokok, peminum alkohol, stres dan depresi.
  • dan seterusnya.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Sebaliknya penderita mesti stop merokok, berhenti minum alkohol, menghindari stres, rajin berolahraga dll. Jangan menganggap remeh tentang pentingnya stop merokok. Buat stop merokok tidak peduli sejak kapan mulai merokok, atau berapa banyak merokok. Semakin cepat berhenti merokok maka akan menurunkan resiko stroke.

3. Cegah Stroke dengan Kurangi Konsumsi Garam

Di samping dengan cara pencegahan primer dan sekunder di atas, kita juga dapat mencegah stroke dengan menekan konsumsi garam. Para peneliti menyarankan untuk mencegah kematian akibat stroke dan penyakit jantung mulailah buat menekan konsumsi garam. Berapa jumlah garam yang harus dikurangi setiap hari? Mulailah untuk mengurangi konsumsi garam sebesar 3 gram per hari.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Pengurangan jumlah garam itu sama pentingnya dengan mengurangi 50% rokok dan 5% obesitas. Cuma dengan mengadakan perubahan kecil ini bisa mengurangi jumlah pengidap stroke dan serangan jantung. Dengan mengurangi 3 gram atau setengah sendok teh garam bisa menurunkan jumlah kasus beberapa penyakit.

Beberapa kasus penyakit berbahaya yang turun, sebab penurunan konsumsi garam yakni:

  • Penyakit jantung koroner dilaporkan menurun dari 120.000 jadi 60.000.
  • Kasus stroke turun dari 66.000 jadi 32.000.
  • Serangan jantung dari 99.000 menjadi 54.000.
  • Jumlah kematian karena penyakit berbahaya dapat dikurangi dari 92.000 jadi 44.000.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Garam atau natrium klorida yakni zat yang penting bagi kesehatan. Tiap-tiap sel dalam tubuh perlu natrium untuk mengendalikan keseimbangan cairan serta mengontrol saraf dan otot agar berfungsi dengan baik.

Terlalu sedikit garam bisa mendatangkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrim bisa berakibat fatal mengalami Hiponatremia. Akan tetapi begitu ahli kesehatan sepakat buat memberikan anjuran penggunaan garam berdasarkan usia:

  • 0 – 6 bulan 1 gram
  • 7 – 12 bulan 1 gram
  • 1 – 3 tahun 2 gram
  • 4 – 6 tahun 3 gram
  • 7 – 10 tahun 5 gram
  • 11 – 14 tahun 6 gram
  • Dewasa 6 gram.

3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang

Kesimpulan Seputar Stroke

Stroke merupakan suatu hasil akhir dari suatu proses faktor risiko. Oleh karena itu dalam pencegahan sebaiknya kita menitik beratkan pada menjaga, mencegah, dan mengatasi faktor resiko. Seperti yang telah disebutkan di atas.

“Waktu adalah Otak” itulah semboyan yang harus diingat oleh setiap orang. Semakin cepat mendiagnosis dan mengobati maka ga cuma menyelamatkan hidup. Akan tetapi dapat memulihkan kondisi makin cepat.

Oleh sebab itu semua maka sebaiknya bila muncul gejala stroke mesti segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk dapat penanganan secepat mungkin. Untuk bisa mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk lagi.

Demikian informasi tentang 3 Taktik Meredakan Risiko Serangan Penyakit Stroke Berulang, semoga artikel kali ini bermanfaat untuk sahabat semua. Tolong post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *